Blackheads Versus Sabaceous Filaments

14 Januari 2020

Biasanya nih ya, kita sering banget mencet-mencet hidung kita, berusaha ngilangin yang kita bilang ‘blackhead’. Warnanya hitam bikin gemes, rasanya tangan ini gatel pengen nyongkel-nyongkel pake metal extractor atau bolak-balik copot-pasang nose strip, lantas puas banget kalo ngeliat bintik-bintik kecil itu nempel di nose strip kita. Tapi tau nggak sih kalian, bahwa kadang yang suka kita pencet itu bukanlah blackheads, tapi sebaceous filament? Hah, apa tuh ?
Pada hakikatnya, kulit kita memproduksi sebum yang dihasilkan oleh kelenjar minyak. Fungsinya adalah tentu saja untuk menjaga agar kulit tetap lembab. Nah, seringkali didalam pori-pori kita terdapat tumpukan sel kulit mati dan sebum yang berlebih. Pori-pori tersebut kemudian terbuka dan tumpukan sel kulit mati serta minyak yang menggumpal didalamnya timbul ke permukaan sehingga lama kelamaan akan berubah menjadi titik kehitaman karena teroksidasi oleh udara. Inilah yang disebut dengan blackhead.

Lalu apakah itu sebaceous filament? Sebaceous filament kerap terlihat di sekitar hidung berupa titik-titik mirip blackheads yang sebenarnya hanyalah kelenjar minyak biasa. Kelenjar minyak ini terdapat pada folikel rambut di kulit kita dan berisi saluran minyak tempat keluarnya sebum dari dalam pori-pori. Bentuknya, jika dipencet keluar, seringkali berwarna putih kekuningan dan agak panjang (iyuh.. hehe). Nah, menggunakan nose strip ataupun metal extractor bukanlah cara yang tepat untuk mengekstraksi sebaceous filament karena dapat membuat pori-pori semakin membesar dan meningkatkan resiko penyumbatan nantinya.

Menggunakan acid exfoliant merupakan cara terbaik untuk melunakkan sebaceous filament. BHA, bisa digunakan untuk mengikis sel kulit mati dari permukaan kulit dan juga dapat masuk kedalam pori-pori untuk mengatur produksi minyak agar tidak berlebih. Selain BHA, AHA berupa lactic acid dan glycolic acid juga dapat digunakan untuk mengurangi produksi sebum. Physical exfoliant berupa scrub wajah yang lembut dan clay mask juga baik untuk mengatasi tampilan pori-pori di kulit kita.
Nah, udah kebayangkan sekarang perbedaannya?